Thursday, 8 February 2018

Cara Mudah Menurunkan Bounce Rate Pada Blog

15:15:00 1
Cara Mudah Menurunkan Bounce Rate Pada Blog
Dalam mengembangkan sebuah blog tentunya ada beberapa aspek yang patut menjadi perhatian, dengan tujuan sejauh mana kualitas blog kita dimata para pengunjungnya maunpun dimata search engine. Salah satu aspek yang akan saya bahas ialah mengenai cara menurunkan nilai bounce rate, bagi Anda para blogger yang sudah lama bermain blogging tentunya tidak asing lagi dengan kata-kata bounce rate. Alasan kenapa nilai bounce rate harus turun atau berada di prosentase serendah mungkin, karena google sendiri untuk saat ini sangat memperhatikan nilai bounce rate sebagai salah satu indikator untuk memberi rangking di hasil pencarian.


Apa itu Bounce Rate?

Bounce Rate dalam artian secara umum adalah rasio pentalan. Dalam konteks blogging memiliki pengertian yaitu jika setiap ada pengunjung yang masuk ke suatu blog akan di analisa berapa lama waku kunjungan dan apakah pengunjung tersebut membuka halaman lain atau tidak. Hasil analisa tersebut akan diakumulasi menjadi rasio/prosentase, maka itulah yang disebut bounce rate.

Baca juga : Optimasi SEO On Page Secara Lengkap.

Semakin cepat pengunjung meninggalkan blog Anda, maka tingkat nilai bounce rate akan semakin tinggi. Sebaliknya jika pengunjung betah berlama-lama berada di blog Anda, maka tingkat nilai bounce rate semakin rendah. Perlu Anda ketahui jika nilai bounce rate semakin tinggi, maka jelas sangat tidak baik. Jika nilai bounce rate semakin rendah, tentu sangat baik sekali untuk kesehatan blog Anda.

Dampak buruk jika pengunjung tidak suka terhadap blog Anda atau pengunjung tidak betah berada di blog Anda, maka dampaknya akan terjadi seperti berikut ini :
  • Kurang baiknya terhadap kesehatan blog.
  • Kualitas SEO menjadi buruk dan tentunya peringkat di SERP akan menurun.
  • Susah mendapatkan pengunjung setia, karena kemungkinan tidak akan kembali mengunjungi blog Anda. 
  • Kemungkinan terjadi menurunnya trafik blog, dan lain-lain.


Baca juga : Kriteria Blog Yang Paling Disukai Google Search Engine.

Cara Menurunkan Bounce Rate

Mungkin banyak para blogger yang masih bertanya-tanya mengenai bagaimana cara menurunkannya nilai bounce rate, dengan begitu saya akan berbagi pengalaman saja mengenai cara-caranya yang harus dilakukan. Silahkan langsung disimak saja ulasannya berikut ini :

1. Gunakan Template Responsive
Dalam berselancar di dunia internet tentunya untuk sekarang-sekarang ini tidak hanya menggunakan komputer saja, akan tetapi sudah bisa browsing di smartphone. Dengan demikian setiap blog dituntut untuk menjadikan lebih responsive atau dengan kata lain mobile-friendly sehingga pengunjung lebih nyaman berada di blog Anda.

2. Kecepatan Loading Blog
Kecepatan loading blog tentunya sangat penting sekali, jika loading blog Anda masih lama maka bisa dipastikan pengunjung akan malas untuk kembali, atau bahkan sebelum membaca artikel pun sudah pergi duluan. Dengan demikian optimalkan kecepatan blog untuk menjadikan para pengunjung senang berada di blog Anda.

3. Desain Blog User Friendly
Maksud dari desain user friendly ialah tampilan blog yang bisa mempermudah pengunjung dalam mejelajahi artikel yang ada didalam blog tersebut, dalam hal ini terdapat navigasi yang mempermudah pengunjung. Penempatan widget yang penting seperti related post, recent post, populer post, label, serta kolom komentar. 

4. Gunakan Background Cerah
Penggunaan background yang cerah tentu bisa menjadikan enak dipandang dan tentunya lebih nyaman dalam membaca artikelnya. Hindari penggunaan background dengan warna yang gelap ataupun warna yang sangat kontras, karena pengunjung akan segera meninggalkan blog Anda jika dalam proses membaca artikel tidak mendapatkan kenyamanan.

5. Mengurangi Iklan di Dalam Blog
Seperti yang sering saya alami sendiri jika berkunjung ke situs untuk mendapatkan informasi tententu, tetapi didalam situs tersebut terdapat banyak sekali iklan yang muncul dan itu sangat mengganggu sekali, sehingga saya buru-buru keluar dan mencari situs lain yang lebih nyaman dalam membaca informasi yang disajikan. 

Dengan demikian kurangilah iklan-iklan yang bisa menggangu bagi para pembacanya, dan sesuaikan penempatan iklan tersebut sehingga bisa memberikan kenyamanan bagi para pengunjung blog Anda.

6. Perbanyak Konten
Dalam hal ini mungkin Anda sudah mengerti maksud dari perbanyak konten, rajin-rajin lah membuat konten karena semakin banyak akan mendapatkan lebih banyak pengunjung. Selain mendapatkan banyak pengunjung, tentu para pengunjung akan sangat betah berada di blog Anda karena informasi yang diinginkan telah ada.

7. Perbaiki Kualitas Konten
Kualiats konten yang baik tentu akan bisa meningkatkan jumlah pengunjung, dan bisa mengurai nilai bounce rate. Jika konten yang diberikan benar-benar berkualitas, maka biasanya durasi baca pungunjung akan lebih lama, kareka mereka akan menangkap segala informasi yang penting dari awal hingga akhir.

Jika konten Anda masih dangkal, coba lagi diperbaiki, perbanyak paragraph-paragraf yang berbobot, alur mudah dibaca, gambar pada konten bagus, dan sebagainya.


8. Buat Internal Link
Dengan adanya internal link yang menghubungkan ke konten yang lain dengan satu blog yang sama, maka akan sangat membantu untuk menahan pengunjung sehingga bisa berlama-lama berada didalam blog Anda.

Kesimpulan :
Jika nilai bounce rate blog Anda tinggi, maka itu bukan berarti baik tetapi buruk. Lakukanlah  cara-cara seperti yang saya bagikan diatas, terutama dalam navigasi blog Anda untuk mempermudah pengunjung dalam berselancar di blog Anda.

Ulasan mengenai cara mudah menurunkan bounce rate pada blog telah selesai, semoga ulasan ini bisa bermanfaat.

 


Tuesday, 30 January 2018

Perbedaan Link Dofollow dan Nofollow Yang Perlu Diketahui

16:42:00 2
Perbedaan Link Dofollow dan Nofollow
Dalam membangun suatu blog tentunya terdapat beberapa yang perlu diketahui dan dipahami apa saja yang harus dilakukan untuk menjadikan blog lebih SEO friendly, dan salah satunya yaitu pembuatan link yang ada pada blog Anda, baik itu link internal maupun link external. Dalam pembuatan link tentunya ada dua jenis yang digunakan, antara lain link Dofollow dan Nofollow. Mungkin bagi Anda yang belum mengetahui dari kedua jenis link tersebut akan merasa bingung, tidak usah khawatir silahkan disimak saja ulasan dari saya ini karena pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang perbedaan link Dofollow dan Nofollow.

Link nofollow dan dofollow sangatlah penting untuk dipahami, hal itu disebabkan karena menyangkut pada SEO dan PageRank suatu blog. Dengan demikian saya akan memcoba memberi penjelasan tentang tema ini, sehingga para blogger khusus pemula lebih mengetahui apa itu link dofollow dan nofollow.


Pengertian Dofollow dan Nofollow

1. Link dofollow berasal dari bahasa Inggris yang terdiri dari kata "do" dan "follow" yang artinya "mengikuti". Jika ada link yang tertaut di dalam postingan ke situs lain secara dofollow, itu artinya blog tersebut mengikuti link yang ditautkan. Googlebot saat melakukan crawl (perayapan) kepada situs yang ditautkan tersebut, maka Googlebot akan mengindex seluruhnya sampai ke akar-akarnya.

2. Link nofollow terdiri dari dua suku kata yakni "no" dan "follow" yang artinya "tidak mengikuti". Jika link di dalam postingan dipasang secara nofollow, maka saat Google melakukan crawl, link tersebut tidak akan di index sama sekali.

Baca juga : Perbedaan SEO On Page dan SEO Off Page.

Perbedaan Link Dofollow dan Nofollow

Dari pengertian diatas, sebenarnya sudah dijelaskan secara gamblang perbedaan kedua link tersebut. Namun, dalam struktur penulisan, keduanya sangat berbeda.

Link dofollow sebenarnya bersifat default. Yang artinya, setiap link dalam postingan akan otomatis dofollow jadi tidak perlu melakukan apa-apa kalau berniat membuat link dofollow.

Jika ingin memberikan link dofollow kepada situs lain, sebaiknya link tersebut ditautkan dalam bentuk teks yang mengandung kata kunci tertarget agar saat Google melakukan perayapan kata kunci dan linknya langsung di index.

Contoh link dofollow:
<a href=”http://www.kanguem.com/”>Kanguem</a>

Sedangkan untuk membuat link nofollow sedikit berbeda dengan dofollow.

Contoh link nofollow:
<a href=”http://www.kanguem.com/” rel=”nofollow”>Kanguem</a>

Link nofollow ini menegaskan agar Google Bot tidak melakukan crawl kepada link yang bersangkutan. Tapi pengunjung yang melakukan klik link akan tetap diarahkan ke situs tujuan.

Untuk membuat link nofollow di blogspot sangatlah mudah, seperti cara memasukkan link pada umumnya. Yang harus diperhatikan adalah mencentang tulisan Add 'rel=nofollow' attribute yang ada di bagian akhir, bisa Anda lihat contoh gambar dibawah ini.

Perbedaan Link Dofollow dan Nofollow

Demikian pembahasan mengenai perbedaan link dofollow dan nofollow telah selesai, semoga bisa bermanfaat dan bisa menjadikan pencerahan dalam membangun blog Anda.

Wednesday, 17 January 2018

Cara Mudah Memblokir Iklan Adsense Nakal dan Meresahkan

11:38:00 4
Memblokir Iklan Adsense Nakal dan Meresahkan
Menjadi publisher adsense tentu sebuah kebanggan bagi para blogger, bagaimana jadinya jika kita sebagai publisher adsense tercoreng dimata pengunjung dengan munculnya beberapa iklan dan meresahkan yang ada di blog kita. Dengan munculnya iklan adsense yang nakal tentu akan menjadikan tidak nyaman bagi para pengunjung blog, salah satu yang banyak di keluhkan seperti munculnya iklan "Suamiku....". Saya sengaja tidak meneruskan kata-kata dari iklan tersebut dikarenakan sangat tidak etis untuk disebutkan, sebagai publisher adsense mungkin Anda sudah mengetahui iklan tersebut.

Iklan murahan seperti yang saya sebutkan tadi, tentunya bisa di hilangkan dari halaman blog Anda. Banyaknya masukan yang diarahkan kepada google adsense mengenai iklan tersebut, sehingga pada awal bulan oktober tahun lalu, adsense mengeluarkan fitur terbaru pada sistem pusat peninjauan iklan sehingga publisher lebih mudah dalam mengelola iklannya.


Banyaknya iklan murahan yang muncul dan salah satunya seperti yang saya sebutkan diatas, bukan hanya meresahkan tetapi jenis iklan tersebut memiliki nilai CPC yang sangat kecil. Dengan begitu tentu sangat merugikan bagi para publisher pendapatan adsensenya tidak sesuai yang diharapkan, jumlah klik iklan banyak tapi earningnya tidak nambah-nambah. Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi untuk memecahkan masalah tersebut, silahkan langsung disimak saja ulasan dari saya dibawah ini.

Cara Memblokir Iklan Adsense Nakal

Cara yang saya bagikan disini sangatlah mudah, karena dari adsense sendiri sudah menyediakan fitur terbaru untuk mengatasi masalah ini, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

Langkah ke #1. Login ke akun adsense Anda. Setelah berada dihalaman adsense, silahkan pilih menu "Allow & block ads", lalu pilih "Ad review center". 

Langkah ke #2. Silahkan ketikan "kata" yang berkaitan dengan iklan yang akan di block. kapastias iklan setiap akun pasti berbeda-beda, jika tidak menemukan iklan sesuai "kata" yang diketikan pada pencarian berarti iklan tersebut tidak ada di pada akun Anda.

Langkah ke #3. Setelah menemukan iklan yang akan di block, silahkan lakukan pemblokiran iklan tersebut dengan cara klik tombol "Block this ad" yang ada pada kotak iklan tersebut, untuk lebih jelas lihat contoh gambar dibawah ini.
Memblokir Iklan Adsense Nakal dan Meresahkan

Dengan melakukan cara tersebut maka iklan murahan itu akan hilang sampe ke akar-akarnya, dalam mengatasi iklan-iklan yang nakal tentunya tidak cukup sekali saja, lakukan secara berkala karena banyak iklan yang lain dengan URL yang berbeda-beda.

Baca juga : Cara Meningkatkan Nilai BPK Adsense dengan Fiture Allow & Block Ads.

Sekian dulu pembahasan dari cari saya mengenai cara mudah memblokir iklan nakal dan meresahkan, semoga ulasan ini bisa bermanfaat. Jika masih ada yang belum dipahami, silahkan bisa tinggalkan pesan dikolom komentar.

Friday, 12 January 2018

Perbedaan SEO On Page dan SEO Off Page Yang Perlu Diketahui

23:24:00 0
Perbedaan SEO On Page dan SEO Off Page
Dalam mengembangkan blog ataupun website, baik itu digunakan untuk bisnis online ataupun hanya sekedar untuk meningkatkan trafik saja, tentunya dibutuhkan biaya promosi yang cukup mahal. Akan tetapi dengan menggunakan teknik SEO (Search Engine Optimation) tidak memerlukan biaya cukup tinggi, bahkan semuanya bisa di bilang gratis asalkan Anda mengetahui cara-caranya.  Dengan menggunakan teknik SEO, tentunya blog ataupun website Anda bisa mendapatkan jumlah pengunjung yang banyak, asalkan dilakukan dengan maksimal. Teknik SEO terdiri dari 2 bagian utama yang harus dilakukan, yaitu optimasi SEO On Page dan SEO Off Page.

Pengertian Seo On Page

SEO on page ialah Optimisasi SEO yang dilakukan dari dalam blog atau website itu sendiri,  dalam artian Anda sebagai pemilik blog atau website mendesain sesuai dengan kaidah SEO. Dalam optimasi SEO on page perlu beberapa yang harus dilakukan, untuk optimasi SEO on page sebenarnya sudah saya bagikan dipembahasan sebelumnya, akan tetapi saya akan membagikannya kembali secara garis besar diantaranya sebagai berikut :

Baca juga : Cara Optimasi SEO On Page Secara Lengkap.

1. Template SEO friendly
Pilihlah template blog yang sudah SEO friendly, untuk sekarang ini banyak template gratisan yang bisa Anda download dan tentunya sudah SEO friendly.

2. Meta Tags

Buatlah meta tags antara lain meta description, meta keywoard, dan meta author. Khusus untuk meta description tentunya jika dilakukan dengan tepat akan menjadi lebih baik dimata search engine.

3. Keyword Pada Tittle
Maksud keyword pada tittle ialah penempatan kata kunci dari judul blog, karena judul blog menggambarkan keseluruhan dari isi blog anda. Dengan meletakan kata kunci dan judul yang menarik, tentunya peluang untuk mendapatkan banyak pengunjung akan semakin besar.

4. Optimalkan Keyword Didalam Postingan

Mengoptimalkan keyword didalam postingan tentunya sangat baik, akan tetapi lakukan penempatan keyword dengan posisi pada paragraf-paragram tertentu. Banyak para pakar SEO mengatakan bahwa penempatan kata kunci diawal paragraf pertama akan lebih baik. Sebenarnya penampatan dimanapun tidak masalah asalkan sesuai kebutuhan, tetapi jangan sekali kali memasang keyword dengan sangat banyak karena akan di anggap spam oleh search engine. 

5. Percepat Loading Blog 
Waktu loading yang cepat tentunya pengunjung akan sangat senang, dan tentunya spider crawl google juga senang, karena saat crawling waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan informasi menjadi lebih cepat sehingga artikel anda jadi lebih cepat terindex.

6. Struktur URL
Struktur URL sebaiknya dimasukan kata kunci didalamnya, gunakan URL sependek mungkin yang mudah. Dengan adanya kata kunci didalamnya, blog Anda akan baik dimata search engine, silahkan rubah URL permalink sesuai yang dibutuhkan dengan mencantumkan kata kunci yang dituju.

Baca juga : Cara Membuat Permalink Pada Blog Menjadi SEO friendly.

7. Format H1 - H3

Secara teknis search engine akan membaca halaman blog secara keseluruhan dimulai dari judul sampai akhir artikel. Dengan demikian sangat penting untuk menempatkan tag H1 pada kalimat pertama konten atau judul artikel, dengan catatan penggunaan tag H1 hanya sekali yaitu pada bagian judul artikel saja. Selain H1 penting juga untuk menempatkan H2 dan H3 pada konten yang berada pada halaman postingan

8. Internal Link

Maksud dari internal link disini ialah menghubungkan antara artikel yang satu dengan artikel yang lain pada blog Anda, penggunaan internal link yang baik tentunya akan disukai oleh search engine. Mungkin sebagai contohnya bisa anda lihat dihalam ini terdapat beberapa internal link antara satu artikel ke artikel lain.

9. Image ALT Text 
Setiap konten akan sangat baik jika didalamnya terdapat gambar yang ditambahkan sesuatu yang disebut "alt text", dengan adanya sistem tersebut maka artikel akan lebih SEO friendly dan tentunya akan dapat terindex lebih mudah oleh search engine.  

10. Sitemap
Sitemap merupakan link yang berisikan data tautan seluruh halaman yang ada di dalam blog. Dengan adanya sitemap memberikan kemudahan bagi user untuk dapat mencari artikel yang diinginkan dengan mudah, selain itu juga sitemap memberikan kemudahan search engine google untuk mengindex setiap halaman yang ada di blog Anda. 

11. Konten Berkualitas
maksud dari konten berkualiats ialah konten di halaman blog Anda tentu harus bermanfaat bagi para pembacanya. Jika mereka mencari sesuatu dan mereka menemukan halaman Anda, maka mereka harus dapat menemukan apa yang mereka cari. Isi konten harus mudah dibaca dan memberikan nilai lebih kepada pengunjung blog Anda, dan tentunya google memiliki berbagai cara untuk mengukur apakah konten Anda berguna atau tidak.
 

Dengan optimasi SEO on page, maka dapat dipastikan bahwa blog Anda dapat dibaca oleh pelanggan potensial dan robot search engine. Ketika Anda melakukan SEO on page yang baik, maka search engine dapat dengan mudah mengindeks halaman blog Anda, memahami tentang apa blog Anda, dan mudah menavigasi struktur dan isi dari blog Anda, sehingga peringkat blog akan bagus di search engine dan tentunya sesuai dengan yang Anda targetkan.
 

Pengertian SEO Off  Page

Yang dimaksud SEO off page adalah optimisasi SEO yang dilakukan di luar blog atau website itu sendiri, yang mana optimasi ini fokus pada peningkatan otoritas domain sendiri dengan cara mendapatkan backlink dari situs-situs lain. Dalam membangun SEO Off Page banyak cara yang bisa dilakukan, dan saran saya jangan sekali-kali Anda mencoba melakukan cara-cara yang diluar aturan google search engine karena bisa menjadikan blog Anda kena penalti oleh google, lakukanlah cara-cara yang natural dan tentunya sesuai aturan google search engine.

Beberapa faktor terbesar dalam optimasi SEO off page adalah jumlah dan kualitas backlink ke blog Anda. Berikut ini beberapa contoh cara membangun link ke blog Anda :

1. Social Media

Media sosial bisa di gunakan untuk mendapatkan link ke blog Anda, dengan cara melakukan sharing pada setiap artikel ke media sosial seperti Facebook, Google+, Twitter, Pinterest, dan yang lainnya, sehingga dengan begitu blog kita akan menjadi lebih dikenal oleh user. 

2. Backlink

Backlink merupakan salah satu SEO Off Page yang berpengaruh dalam meningkatkan  page rank, dan peningkatan kata kunci yang diinginkan. Backlink yang akan di bangun haruslah yang baik dan bukan spamming, karena jika blog Anda melanggar ketentuan yang ada malah membuat blog Anda terkena pinalti oleh google search engine. Banyak cara membangun backlink, seperti Pyramid, Dummy Blog, Otomatis, Social Bookmark, Edu - Gov, Web 2.0, Forum, Blog Walking, Web Directory, Submitter, Iklan, dan cara lainnya.

3. Tools SEO Google

Dalam mengembangkan blog ataupun website, Anda dapat memanfaatkan berbagai Tools yang diberikan google seperti Websmaster, Analytics, Trends, Adwords Keyword Planner, Consumer Surveys, PageSpeed Insights, Content Experiments, Places for Business, Alerts, Tag Manager. Silahkan ada optimalkan beberapa tols tersebut dalam membangun blog menjadi lebih SEO friendly.

Dalam membangun SEO off page diperlukan tujuan dan analisa yang jelas. Gunakan tools untuk dapat saling melengkapi kebutuhan dalam membangun teknik
SEO off page. Banyak orang secara perlahan-lahan menemukan cara mudah dalam meningkatkan kata kunci dengan menggunakan rumus yang dibuat sendiri, tetapi tetap algoritma search engine google menjadi dasarnya.


Demikian ulasan dari saya mengenai perbedaan SEO on page dan SEO off page, semoga ulasan yang saya berikan ini bisa bermanfaat dan tentunya bisa menjadikan referensi daalam membangun blog Anda.

Tuesday, 9 January 2018

Cara Memasang Iklan Adsense Disamping Atas Postingan

00:30:00 0
Memasang Iklan Adsense Disamping Atas Postingan
Mendapatkan penghasilan dari iklan adsense tentu menjadi sebuah impian bagi para publisher adsense, dengan demikian banyak cara atau teknik yang dilakukan untuk mendapatkan jumlah klik iklan adsense. Dengan mendapatkan jumlah klik iklan yang banyak tentunya disebabkan dari beberapa faktor, dan salah satunya yaitu penempatan iklan yang strategis. Penempatan iklan yang strategis yang bisa Anda coba yaitu dengan memasang iklan adsense disamping atas postingan.
Dalam pemasangan iklan adsense boleh dimana saja, asalkan tidak melanggar ketentuan dari google adsense. Akan tetapi dalam pemasangan iklan tidak serta merta hanya memasang begitu saja, tetapi harus disesuaikan penempatannya supaya mendapat perhatian langsung dari pengunjung blog Anda. 

Seperti yang saya sebutkan diatas, cara pemasangan iklan adsense bisa disamping atas artikel postingan, Anda bisa memasangnya disebelah kiri atau kanan dari text artikel. Cara pemasangan seperti ini cukup strategis posisinya karena berada diatas awal dari artikel postingan, sehingga bisa langsung dilihat oleh pengunjung dan peluang untuk mendapatkan klik bisa lebih besar.

Baca juga : Cara Memasang Iklan Adsense Ditengan Artikel Postingan.


Memasang Iklan Adsense Disamping Pojok Atas Postingan

Pemasangan iklan adsense yang berada didalam postingan, entah itu di posisi tengah artikel, bawah judul artikel, ataupun diakhir artikel, itu semua tidak bisa menggunakan widget. Cara pemasangan iklan yang berada didalam postingan ialah dengan menyisipkan kode iklan yang berada didalam template blog sesuai dengan lokasi dimana kita akan menempatkan iklan tersebut, hal ini tentunya tidak akan bisa menggunakan widget. 

Apabila Anda melakukan pemasangan kode iklan secara langsung ke dalam template blog, tentu akan terjadi penolakan dalam artian template blog tidak bisa disimpan karena terdapat error pada kode tersebut. Terjadinya error tersebut disebabkan karena didalam kode unit iklan adsense terdapat kode-kode yang tidak diizinkan oleh aturan tamplate blog, dan cara mengatasinya yaitu dengan melakukan parse terlebih dahulu terhadap kode iklan tersebut.

Jika Anda belum mengetahui dimana dan bagaimana cara melakukan parse, silahkan Anda akses situs penyedia parse di www.blogcrowds.com , setelah berada dihalaman situs tersebut silahkan copy kode unit iklan yang akan dipasang kemudian paste di kolom parse, setelah itu klik tombol parse. Untuk cara pemasangan iklannya bisa langsung disimak langkah-langkahnya berikut ini :

1. Silahkan masuk ke akun adsense Anda, kemudian buat unit iklan dan silahkan copy kode iklan tersebut.

2. Selanjutnya masuk ke situs penyedia parse seperti yang saya sebutkan diatas, kemudian lakukan parse kode unit iklan yang sudah Anda copy tadi.

3. Masuk ke blog Anda, kemudian pilih "Template" lalu pilih "Edit HTML".

4. Silahkan cari kode <data:post.body/>, yang ada didalam template blog Anda.

5. Letakan kode dibawah ini tepat diatas kode <data:post.body/>, silahkan pilih salah satu kode dibawah ini sesuai selera Anda.
    a. Kode iklan adsense yang dipasang disamping kiri atas postingan.
  <div style="float:left; margin-right:15px;margin-bottom:15px">

     Pasang disini kode iklan adsense hasil parse.

  </div>

    b. Kode iklan adsense yang dipasang disamping kanan postingan.


  <div style="float:right; margin-right:15px;margin-bottom:15px">

     Pasang disini kode iklan adsense hasil parse.

  </div>

6. Setelah Anda meletakan salah satu kode diatas, selanjutnya silahkan pasang kode iklan yang telah di parse diantara kode seperti yang sudah saya beri tanda diatas.

7. Terakhir, silahkan simpan template blog.

Setelah Anda melakukan semua proses diatas, maka sekarang Anda sudah memiliki iklan yang muncul disamping atas postingan. Demikian pembahasan singkat dari saya mengenai cara memasang iklan adsense disamping atas postingan, semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Sunday, 7 January 2018

Kriteria Blog Yang Paling Disukasi Oleh Google Search Engine

17:15:00 4
Kriteria Blog Yang paling Disukasi Oleh Google
Seiring berjalan dan berkembang pesatnya dunia internet untuk sekarang ini, dan salah satu search engine yang paling berperan yaitu google. Tidak bisa dipungkiri kalau google salah satu search engine terbesar dan terpopuler hingga saat ini, banyak orang yang melakukan pencarian di lakukan dihalam google, karena rata-rata apa yang orang cari di internet pasti bisa ditemukan dihalam pencarian google.

Dengan populernya google sebagai mesin pencarian, maka hampir semua orang yang memiliki blog berlomba-lomba untuk menjadikan blognya berada dihalaman utama google. Bersaing di mesin pencari seperti google bukanlah perkara mudah, apalagi untuk berada diurutan pertama. Sehingga banyak yang melakukan cara-cara atau teknik-teknik jahat (black hat SEO), akan tetapi dengan melakukan teknik seperti itu bukannya berada di halaman utama google, malah bisa berdampak buruk terhadap blog itu sendiri.

Baca juga : 3 Cara Mudah Artikel Cepat Terindex Oleh Google.

Pertanyaannya, bagaimana cara untuk bisa berada dihalaman utama google?, mungkin Anda sudah mengetahuinya bahwa berada dihalaman utama google yaitu hanya 10 situs dengan kualitas terbaik. Pada dasarnya untuk berada dihalaman utama google cukuplah mudah dan tidak perlu melakukan cara-cara kotor, Anda cukup mengetahui kriteria blog yang paling disukai oleh google.


Kriteria Blog Yang Disukai Google

1. Blog Dengan Domain Khusus
Maksud dari domain khusus disini ialah Top Level Domain (TLD), dengan menggunakan domain khusus tentunya tidak lagi menggunakan blogspot atau wordpress. Walaupun google lebih suka dengan blog TLD, tetapi bukan berarti google membenci blogspot atau wordpress, tidak menutup kemungkinan juga, jika blog Anda berkualitas akan bisa menandingi blog dengan domain khusus. Hanya saja, Google akan memperlakukan khusus blog dengan domain TLD.

Baca juga : Cara Mengganti Domain Blogspot Menjadi Domain TLD.

2. Blog Yang Sudah Berusia
Menurut pakar ahli SEO mengatakan bahwa google akan lebih suka dengan blog yang sudah berusia alias sudah tua. Entah ada hubungannya atau tidak, tapi Google tidak suka dengan daun muda, karena google menilai dari segi kematangan blog itu sendiri. Blog yang sudah tua, maka nilai kematangannya, dengan memiliki banyak keunggulan yang mana salah satunya dalam hal jumlah postingan.

Akan tetapi Anda jangan  beranggapan bahwa blog yang sudah tua serta merta akan disukai oleh google, karena tidak semua blog tua menjadi kesayangan google. Hanya blog tua yang menjaga dan selalu meningkatkan kualitas yang akan disukai oleh google.


3. Memiliki Postingan Banyak
Blog yang memiliki banyak postingan tentu sangat bagus di mata google. Seperti yang disebutkan diatas, bahwa blog tua yang disenangi google adalah yang selalu update. Hal itu berarti, semakin tua satu blog maka akan semakin banyak jumlah postingannya. 


Dalam hal ini intinya, buatlah blog yang penuh dengan postingan, karena semakin banyak postingan akan semakin baik dimata google. Dengan banyaknya postingan pada blog Anda, maka halaman yang dijelajahi oleh google juga akan semakin banyak, itu artinya peluang Anda untuk berada di halaman utama google akan semakin besar.

4. Memiliki Postingan Berkualitas
Seperti yang saya katakan diatas bahwa google menyukai blog dengan jumlah postingan yang banyak, akan tetapi memiliki banyak postingan jika tidak bermutu bukan kesukaan google, karena google memang cukup selektif dalam memilih blog. Dalam hal ini selain harus memiliki banyak postingan, dan postingan itu juga mesti berkualitas.

Banyak yang bertanya seperti apa postingan yang berkualiats itu, maksud dari postingan yang berkualitas ialah postingan hasil karya sendiri tidak melakukan copy paste milik orang lain, dan yang paling utama ialah isi postingan yang bisa bermanfaat untuk pembacanya.

5. Blog Yang Fokus
Maksud dari blog yang fokus ialah blog isinya hanya mengangkat topik terntentu, dalam hal ini topik yang dibahas didalam blog tersebut hanya satu topik khusus. Mungkin google masih bisa menerima blog yang membahas satau sampai empat topik, tetapi jika bahasannya terdapat banyak topik atau sering di sebut blog gado-gado, maka google tidak akan menyukainya. 


Buatlah blog yang tidak terlalu banyak topik yang diangkat, karena kemungkinan besar google juga akan kebingungan menentukan jenis pencarian apa yang cocok buat blog Anda. Dengan menetapkan satu topik khusus, google akan dengan mudah menandai blog Anda ahli dalam hal tersebut. Jika blog Anda mulai serius menggarap satu topik khusus, maka tidak akan lagi diabaikan oleh google.

6. Blog Dengan Link Yang Baik

Maksud dari link yang baik disini ialah blog yang memiliki link internalnya yang tertata dengan baik, yang mana dalam satu artikel harus ada yang menyambungkan terhadap artikel yang lainnya, dalam hal ini disebut internal link. Akan tetapi tidak hanya memiliki internal link saja, Anda juga jangan melupakan kekuatan external link yang menghubungkan ke blog yang lain. Karena dengan adanya kedua link tersebut, maka google akan lebih menyukai blog tersebut.

7. Blog Dengan Tampilan Menarik 

Blog dengan penampilan menarik bukan semata-mata blog yang hanya enak dilihat saja, tetapi blog yang memiliki kriteria yang harus dipenuhi oleh blog tersebut. Salah satu yang menjadi perhatian google yaitu blog dengan sistem navigasi yang baik.

Google akan menyukai blog dengan tampilan yang enak dilihat dan memiliki navigasi yang baik, dan intinya tampilan blog tidak ribet atau membingungkan bagi para pengunjungnnya.  Yang harus diperhatikan dalam hal ini ialah tata letak dan sistem navigasi yang baik serta loading blog yang cepat, jangan terlalu banyak memasang widget yang tidak terlalu penting, dan satu hal lagi google juga menyarankan agar tampilan blog bisa responsive.

8. Blog Selalu Update
Kriteria yang terakhir ialah blog yang selalu update, tentunya dengan blog yang update terus maka akan disukai oleh google. Banyak yang berangapan, jika jumlah postingan sudah mencapai ratusan atau bahkan ribuan maka itu sudah cukup. Akan tetapi persaingan dan informasi yang terus berkembang mengharuskan kita untuk terus mengupgrade diri.

Jika Anda cepat berpuas diri dengan hasil yang biasa-biasa saja, maka kita akan tertinggal dengan orang lain. Buatlah blog yang selalu update secara rutin, minimal sekali satu atau dua tulisan dalam sehari. Dengan begitu maka google akan selalu ingat dan selalu memperhatikan blog kita.



Demikianlah pembahasan mengenai kriteria blog yang paling disenangi oleh google search engine. Semoga pembahasan ini bisa bermanfaat, dan jika ada tambahan dari Anda mengenai kriteria-kriteria diatas, sialahkan tinggalkan pesan dikolom komentar.

Sunday, 31 December 2017

Cara Membuat Widget Postingan Pada Blog Berdasarkan Label Terbaru

18:15:00 0
Membuat Widget Postingan Pada Blog Berdasarkan Label
Tampilan pada blog untuk dijadikan lebih menarik tentu perlu beberapa rancangan untuk menjadikannya lebih menarik, dan salah satunya yaitu membuat widget postingan berdasarkan label atau kategori. Bukan hanya untuk menjadikan tampilan blog lebih menarik, tetapi yang paling utama ialah untuk menjadikan para pengunjung bisa lebih mengexplore postingan-postingan yang ada di dalam blog kita. Tentu hal ini sangat baik sekali untuk menjadikan pengunjung merasa betah berada di blog kita, sehingga bisa lebih meningkatkan page view blog.

Dalam pembuatan widget postingan berdasarkan label, tentunya sangat mudah. Disini saya akan memberikan beberapa kode alternatif yang bisa Anda pilih sesuai dengan keinginan Anda sendiri, silahkan dicoba saja satu persatu mana yang cocok sesuai dengan tampilan blog Anda.


Membuat Widget Postingan Pada Blog Berdasarkan Label

Membuat widget postingan berdasarkan label sangatlah mudah, Anda tidak perlu memikirkan kode-kodenya karena disini saya sudah berikan semuanya, tinggal Anda memilih saja mana yang menarik dan cocok sesuai dengan template blog Anda, untuk langkah-langkahnya silahkan langsung disimak saja urainnya berikut ini :

1. Masuk ke Layout --> Add a gadget --> HTML/Javascript
2. Masukkan (Copas) salah satu kode berikut ini, silahkan Anda pilih salah satu mana yang cocok menurut selera dan yang pas dengan template blog Anda.
3. Save!

Berikut ini saya berikan kode-kode posting perbaru berdasarkan label yang harus Anda pasang pada widget blog Anda, silahkan pilih satu saja atau bisa Anda coba satu-satu  :


Kode 1 : Kode postingan terbaru bedasarkan label simple
<script type='text/javascript'>
var numposts = 5;
var showpostthumbnails = false;
var showpostdate = false;</script>
<script type="text/javascript" src="/feeds/posts/default/-/Label?orderby=updated&amp;alt=json-in-script&amp;callback=rcentbytag"></script>
<script type='text/javascript'>
var numposts = 5;
var showpostthumbnails = false;
var showpostdate = false;</script>
<script type="text/javascript" src="/feeds/posts/default/-/Label?orderby=updated&amp;alt=json-in-script&amp;callback=rcentbytag"></script>

 
KODE 2 : Posting terbaru berdasarkan label simple
<div style="border: 1px solid rgb(000, 000, 000); height: 100px; overflow: auto; padding: 10px; width: 90%;">
<script style="text/javascript">
var numposts = 5;
var standardstyling = true;
</script>
<script type='text/javascript'>function showrecentposts(json) {
for (var i = 0; i < numposts; i++) {
var entry = json.feed.entry[i];
var posttitle = entry.title.$t;
var posturl;
if (i == json.feed.entry.length) break;
for (var k = 0; k < entry.link.length; k++) {
if (entry.link[k].rel == 'alternate') {
posturl = entry.link[k].href;
break;
}}
posttitle = posttitle.link(posturl);
if (standardstyling) document.write('<li>');
document.write(posttitle);}
if (standardstyling) document.write('</li>');}</script>
<ul><script src="http://kanguem.com/feeds/posts/default/-/LABEL?orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts&max-results=500"></script> </ul>
</div>

 
KODE 3 : Posting terbaru berdasarkan label tanpa gambar thumbnail
<script style="text/javascript">
var numposts = 5;
var standardstyling = true;
</script>
<script type='text/javascript'>function showrecentposts(json) {
for (var i = 0; i < numposts; i++) {
var entry = json.feed.entry[i];
var posttitle = entry.title.$t;
var posturl;
if (i == json.feed.entry.length) break;
for (var k = 0; k < entry.link.length; k++) {
if (entry.link[k].rel == 'alternate') {
posturl = entry.link[k].href;
break;
}}
posttitle = posttitle.link(posturl);
if (standardstyling) document.write('<li>');
document.write(posttitle);}
if (standardstyling) document.write('</li>');}</script>
<script src="http://kanguem.com/feeds/posts/default/-/LABEL?orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts&max-results=500"></script>

KODE 4 : Posting terbaru berdasarkan label + gambar thumbnail
<style>
img.recent_thumb {padding:1px;width:55px;height:55px;border:0; float:left;margin:0 0 5px 10px;}.recent_posts_with_thumbs {float: right;width: 100%;min-height: 70px;margin: 5px 0px 5px 0px;padding: 0;font-size:12px;}ul.recent_posts_with_thumbs li {padding-bottom:5px;padding-top:5px;min-height:65px;}.recent_posts_with_thumbs a {text-decoration:none;}.recent_posts_with_thumbs strong {font-size:10px;} 
</style>
<script type="text/javascript" src="http://yourjavascript.com/71374511518/recent-post-label-thumbnail.js"></script><script>
var numposts = 5;var showpostthumbnails = true;var displaymore = true;var displayseparator = true;var showcommentnum = true;var showpostdate = true;var showpostsummary = true;var numchars = 150;
</script><script src="http://kanguem.com/feeds/posts/default/-/LABEL?orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentpostswiththumbs">
</script>

 
KODE 5 : Posting terbaru berdasarkan label + gambar thumbnail
<style>
img.recent_thumb {padding:1px;width:72px;height:72px;border:0; float:left;margin:0 10px 5px 1px;}.recent_posts_with_thumbs {float: right;width: 100%;min-height: 72px;margin: 5px 10px 5px 0px;padding: 0;font-size:12px;}ul.recent_posts_with_thumbs li {padding-bottom:5px;padding-top:5px;min-height:72px;}.recent_posts_with_thumbs a {text-decoration:none;}.recent_posts_with_thumbs strong {font-size:10px;} </style>
<script>
function showrecentpostswiththumbs(json) {document.write('<ul class="recent_posts_with_thumbs">'); for (var i = 0; i < numposts; i++) {var entry = json.feed.entry[i];var posttitle = entry.title.$t;var posturl;if (i == json.feed.entry.length) break;for (var k = 0; k < entry.link.length;k++){
if(entry.link[k].rel=='replies'&&entry.link[k].type=='text/html'){var commenttext=entry.link[k].title;var commenturl=entry.link[k].href;}
if (entry.link[k].rel == 'alternate') {posturl = entry.link[k].href;break;}}var thumburl;try {thumburl=entry.media$thumbnail.url;}catch (error)
{
s=entry.content.$t;a=s.indexOf("<img");b=s.indexOf("src=\"",a);c=s.indexOf("\"",b+5);d=s.substr(b+5,c-b-5);if((a!=-1)&&(b!=-1)&&(c!=-1)&&(d!="")){
thumburl=d;} else thumburl='http://lh4.ggpht.com/_IjrRiI_bVb0/TOCYn1fMjII/AAAAAAAAF24/5Fvv-HJqh74/loading-2.gif';
}
var postdate = entry.published.$t;var cdyear = postdate.substring(0,4);var cdmonth = postdate.substring(5,7);var cdday = postdate.substring(8,10);var monthnames = new Array();monthnames[1] = "Jan";monthnames[2] = "Feb";monthnames[3] = "Mar";monthnames[4] = "Apr";monthnames[5] = "May";monthnames[6] = "Jun";monthnames[7] = "Jul";monthnames[8] = "Aug";monthnames[9] = "Sep";monthnames[10] = "Oct";monthnames[11] = "Nov";monthnames[12] = "Dec";document.write('<li class="clearfix">');
if(showpostthumbnails==true)
document.write('<img class="recent_thumb" src="'+thumburl+'"/>');
document.write('<b><a href="'+posturl+'" target ="_top">'+posttitle+'</a></b><br>');
if ("content" in entry) {
var postcontent = entry.content.$t;}
else
if ("summary" in entry) {
var postcontent = entry.summary.$t;}
else var postcontent = "";
var re = /<\S[^>]*>/g;
postcontent = postcontent.replace(re, "");
if (showpostsummary == true) {
if (postcontent.length < numchars) {
document.write('<i>');
document.write(postcontent);
document.write('</i>');}
else {
document.write('<i>');
postcontent = postcontent.substring(0, numchars);
var quoteEnd = postcontent.lastIndexOf(" ");
postcontent = postcontent.substring(0,quoteEnd);
document.write(postcontent + '...');
document.write('</i>');}
}
var towrite='';var flag=0;
document.write('<br><strong>');
if(showpostdate==true) {towrite=towrite+monthnames[parseInt(cdmonth,10)]+'-'+cdday+' - '+cdyear;flag=1;}
if(showcommentnum==true)
{
if (flag==1) {towrite=towrite+' | ';}
if(commenttext=='1 Comments') commenttext='1 Comment';
if(commenttext=='0 Comments') commenttext='No Comments';
commenttext = '<a href="'+commenturl+'" target ="_top">'+commenttext+'</a>';
towrite=towrite+commenttext;
flag=1;
;
}
if(displaymore==true)
{
if (flag==1) towrite=towrite+' | ';
towrite=towrite+'<a href="'+posturl+'" class="url" target ="_top">Read more&#187;&#187;</a>';
flag=1;
;
}
document.write(towrite);
document.write('</strong></li>');
if(displayseparator==false)
if (i!=(numposts-1))
document.write('<hr color="#d9f1fa" size=0.5>');
}document.write('</ul>');
}
</script>
<script>
var numposts = 5;var showpostthumbnails = true;var displaymore = false;var displayseparator = true;var showcommentnum = false;var showpostdate = false;var showpostsummary = true;var numchars = 100;
</script><script src="/feeds/posts/default/-/LABEL?orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentpostswiththumbs">
</script><div class="clear"/></div>

Keterangan :
  • Numposts = 5, maksudnya untuk menampilan hanya 5 postingan, silahkan bisa Anda ganti sesuai dengan keinginan sendiri.
  • Alamat URL silahkan ganti dengan alamat URL blog Anda, disini masih menggunakan alamat blog saya sendiri (http://kanguem.com).
  • Label silahkan ganti dengan nama label dari postingan yang ingin Anda tampilkan.

Bagaimana mudah bukan?, Ulasan mengenai cara membuat widget postingan pada blog berdasarkan label terbaru telah selesai, semuga ulasan ini bisa bermanfaat dan selamat mencoba.

Saturday, 30 December 2017

Cara Mudah Mengetahui Power Supply Pure Watt dan Fake Watt

01:25:00 0
Mengetahui Power Supply Pure Watt dan Fake Watt
Dalam perangkat komputer terdapat beberapa komponen yang dirangkai menjadi satu kesatuan dan saling berhubungan satu sama lain, yang mana komponen tersebut mempunyai fungsi masing-masing untuk menjalankan sebuah perangkat komputer, dan salah satu komponen yang sangat penting yaitu power supply (PSU). Komponen seperti processor, motherboard, memory, hardisk, VGA, CD/DVD, dan komponen lain yang ada didalam komputer yang disatukan di sebuah cassing akan berjalan jika didukung oleh satu perangkat yaitu power supply. Anda mungkin sudah mengetahui fungsi dari power supply ialah sebagai sumber utama yang mengalirkan daya listrik ke komponen-komponen dalam sebuah komputer, yang mana perangkat ini akan mengubah daya listrik AC ke DC.

Banyak orang atau user kurang begitu memperhatikan mengenai komponen power supply, dan bahkan tidak mengetahui fungsi dan kualitas dari komponen tersebut. Biasanya ketika user membeli komputer paketan atau hanya membeli cassing sudah termasuk power supply didalamnya, serta dengan daya yang di milikinya bermacam-macam misalnya 350 Watt, 450 Watt, 500 Watt, dan lain sebagainya. 

Baca juga : Dampak Buruk Menggunakan Power Supply Yang Kurang Baik.

Dalam melakukan pembelian sebuah cassing, mungkin Anda pernah membeli cassing tersebut dengan harga murah plus di dalamnya sudah terdapat power supply, atau mungkin Anda pernah hanya membeli power supply nya saja dengan kisaran harga Rp.150.000 sampai Rp.250.000. Sedangkan Anda tidak mengetahui atau bahkan tidak memperdulikan bagaimana kualitas dari powe supply tersebut. Perlu diketahui jika Anda membeli power supply dengan harga murah, maka siap-siap saja bahaya kerusakan pada komponen-komponen lain komputer Anda, kenapa saya bilang bahaya terhadap komponen lain karena bisa dipastikan bahwa power supply dengan kisaran harga seperti yang saya sebut diatas tidak memiliki kualitas yang baik atau di sebut fake watt.


Ciri-Ciri Power Supply Pure Watt

Power supply merupakan komponen yang sangat penting dalam komputer, maka harus dipastikan komponen yang satu ini memiliki kualitas yang baik. Dengan memiliki kualitas yang baik maka bisa dipastikan juga bisa bekerja dengan baik dalam mengalirkan daya listrik ke komponen yang lain, sehingga komponen yang lain bisa bekerja secara baik pula dan tentunya tidak cepat mengalami kerusakan atau kendala yang lain. Maka dari itu disini saya akan uraikan ulasan mengenai ciri-ciri power supply yang berkualiats atau yang suka disebut dengan pure watt, silahkan langsung disimak saja ulasannya berikut ini : 

1. Harga Cukup Mahal
Mengenai harga tentunya akan lebih tinggi dibandingkan dengan power supply biasa atau yang palsu, maksud dari power supply palsu ialah power supply yang tidak memiliki kualitas baik atau fake watt. Bagi Anda yang sudah paham dengan kualitas PSU yang baik mungkin tidak akan mempermasalahkan mengenai harga, karena harga yang tinggi tidak akan membohongi mengenai kualitas barang tersebut. 

Pertanyaannya berapa harga PSU asli?, mungkin itu pertanyaan yang ada di dalam pikiran Anda. Berdasarkan pengalaman saya pribadi dan berdasarkan dari riset yang ada di pasaran, harga PSU yang pure watt itu kisaran dari mulai Rp.450.000 sampai dengan Rp.1.000.000. Dari harganya sendiri berbeda-beda tergantung dari berapa besar nilai watt dari PSU tersebut.

 
2. Bobot Power Supply 
Mungkin Anda pernah menemukan jika bobot PSU berbeda-beda, ada yang ringan dan ada juga yang aga berat, itu semua benar terjadi adanya karena PSU yang pure watt tentu bobotnya akan berbeda dengan PSU yang fake watt. Bobot komponen pada PSU pure watt memiliki kualitas yang bagus seperti pada cassing, komponen-komponen yang ada di dalamnya, dan bahkan kabel-kabelnya pun dengan kualiats yang baik sehingga  menyebabkan bobotnya bertambah.

Bobot power supply yang baik lebih berat dari yang biasa saja, hal ini disebabkan karena power supply yang baik menggunakan bahan-bahan yang berkualiats, misalnya kabel-kabelnya memiliki serat tembaga yang lebih tebal, jumlah kapasitor lebih banyak digunakan didalamnya, lilitan kabel pada kumparannya pun lebih banyak, dan biasanya menggunakan kabel berlapis yang sering disebut dengan cable sleeving.



3. Memiliki Serial Number (UL Number)
Serial number PSU atau UL number merupakan tanda dari produsen power supply tersebut. Dengan UL Number tersebut kita bisa mengetahui identitas produsen/pabrik power supply tersebut, kita dapat mengetahui apakah kualifikasi produknya telah memenuhi sertifikasi internasional. Untuk mengecek UL Number ini dapat di cek secara online, silahkan Anda bisa akses situs : http://www.ul.com/database/.
Mengetahui Power Supply Pure Watt dan Fake Watt

 

4. Memiliki Label Spesifikasi Voltase dan Ampere
Label spesifikasi voltase dan ampere biasanya terdapat pada cassing dari power supply. Jika kita melakukan pengecekan pada PSU menggunakan alat multimeter, maka hasilnya akan sama seperti yang tertera pada label tersebut, dan jika hasilnya berbeda tipis itu masih bisa di katakan sesuai dengan label pabrik pada PSU tersebut.
Mengetahui Power Supply Pure Watt dan Fake Watt

 
5. Memiliki Teknologi Kelistrikan
Power supply dengan kualiats baik akan memiliki teknologi kelistrikan terkini, diantaranya sebagai berikut : 
  •  Active PFC (Power Factor Correction), yaitu rangkaian khusus yang digunakan untuk mengukur seberapa efisien komsumsi daya listrik.
  • Over Voltage Protection, yaitu kemampuan power supply untuk mencegah kerusakan komponen yang terhubung karena adanya lonjakan voltase listrik yang tiba-tiba.
  • Continuous Output, yaitu kemampuan power supply untuk memberikan daya setiap saat dibutuhkan.
  • Sertifikasi 80 Plus, dimana setiap power yang memiliki tingkat efisiensi mengkonversi listrik AC ke power DC lebih besar dari 80%.
  • 90% plus, yaitu PSU yang mampu melewati efisiensi 90% lebih, dalam mengkonversi energi AC ke DC.
  • SLI ready/ATi cross fireX, berarti power supply ini sudah siap untuk teknologi Multi GPU. Jangan tertipu tulisan dalam kemasan PSU yang memasang logo ini, karena PSU yang memakai teknologi ini hanya PSU kelas atas seperti, Corsair, Silverstone, Tagan, Enlight, yang memiliki daya diatas 500watt.
  • ROHS(reduction of hazardous substances), yaitu teknologi ramah lingkungan yang meminimalisir panas berlebih atau material berbahaya.

Demikian ulasan dari saya telah selesai mengenai cara mengetahui power supply pure watt dan fake watt, semoga ulasan ini bisa bermanfaat.