Tuesday, 26 December 2017

Dampak Buruk Menggunakan Power Supply Yang Kurang Baik

Dalam penggunaan komputer PC terkadang tidak memperhatikan bagaimana kualitas komponen dari PC tersebut, terutama bagi user yang hanya mengerti mengoprasikan saja tetapi tidak mengerti mengenai perangkat-perangkat dari PC yang digunakannya. Salah satu perangkat yang jarang mendapat perhatian mengenaui kualitasnya yaitu power supply, banyak yang beranggapan bahwa semua power supply sama saja kualitasnya dan tidak mengetahui baik tidak nya perangkat tersebut toh hanya sebatas untuk menyalurkan daya listrik saja terhadap komponen-komponen yang ada di dalam PC. Dengan demikian pada kesempatan kali ini saya akan membahas bagaimana dampak buruk menggunakan power supply yang kurang baik terhadap PC Anda.

Banyak pengguna komputer PC disaat melakukan pembelian unit CPU biasanya menggunakan power supply bawaan dari cassing yang dibelinya, mereka tidak memperdulikan salah satu perangkat yang satu ini. Selama ini saya sering memperbaiki komputer PC entah itu dari konsumen saya ataupun teman saya sendiri, dan banyak yang mereka keluhkan itu yaitu terjadi kerusakan pada komputer PC miliknya dengan ciri-ciri seperti komputer suka restart sendiri, hardisk kadang tidak ke baca, hardisknya mati, dan sebagainya, padahal menurut mereka bahwa usia PC nya tersebut belum begitu lama semenjak mereka membelinya.

Dengan gejala-gejala kerusakan seperti yang saya ceritakan tadi, itu semua terjadi dikarenakan salah satu faktornya yaitu kurang baiknya kualitas dari power supply yang digunakan oleh PC tersebut. Jika Anda biasa menggunakan power supply bawaan langsung dari cassing sebaiknya beralihlah dengan menggunakan power supply yang benar-benar kualitasnya baik, karena biasanya power supply yang bawaan dari cassing tidak memiliki pure power. 


Cara Kerja Power Supply

Untuk memahami cara kerja power supply, Anda bisa melihat tabel dan rinciannya dibawah ini.
Dampak Buruk Menggunakan Power Supply Yang Kurang Baik

Fungsi dari power supply yaitu mengubah listrik besar AC (PLN) 200-240V menjadi listrik kecil DC yaitu +3.3V, +5V, +12V yang akan digunakan oleh komponen-komponen yang ada pada komputer PC. Power Supply hanya memberikan daya kepada PC sesuai permintaan yaitu hanya memakan daya 300W, walaupun Anda menggunakan power supply 1000W pun, PC akan tetap disupply dengan daya sebesar 300W.

Setiap komponen yang ada di dalam PC akan mendapatkan suplai daya sendiri yang bernama VRM (Voltage Regulator Module) yg akan menerima voltase listrik kecil (DC) dan di alirkan ke komponen PC seperti motherboard, hardisk, vga card, dan sebagainya, sehingga komponen tersebut bisa berjalan sesuai dengan fungsinya.

Masalahnya jika aliran daya listrik yang mengalir terhadap komponen yang ada di dalam PC kurang baik, maka listrik yang di alirkan menjadi kurang stabil, entah itu gejalnya “over voltage”, “over current”, banyaknya noise, dan yang paling sangat berbahaya sampai mengeluarkan percikan api sehingga bisa menyebabkan terbakarnya komponen-komponen yang ada di dalam PC.

Dampak Buruk Menggunakan Power Supply Yang Kurang Baik

Jika Anda menggunakan power supply dengan kualitas yang kurang baik, maka akan berdampak buruk terhadap komponen-komponen yang ada di dalam PC, komponen yang paling rentan terkena dampaknya yaitu hardisk, vga card, dan motherboard, untuk lebih jelasnya silahkan langsung disimak saja ulasannya dibawah ini.

1. Hardisk 
Voltase di hardisk ini berukuran kecil, pada umumnya tidak bisa tahan terhadap suplai daya yang kurang baik sehingga berakibat kepada kinerja motor Hardisk menjadi rusak, bad sector, dan sebagainya, yang paling buruk adalah hardisk sampai mati mendadak. Sudah banyak  sekali pengguna yang terkena masalah tersebut, banyak yang  menyesalkan karena telah memakai power supply yang kurang baik.

2. VGA Card
Di dalam motherboard biasanya menyediakan slot PCIe yang menyalurkan daya sekitar 75W, akan tetapi power supply standar biasa menyediakannya dengan spesifikasi seperti berikut ini :  
  • Motherboard sediakan 75W kepada Processor
  • Ditambah 6 Pin tambahan (75W), total suplai menjadi 150 W.
  • Ditambah 8 Pin tambahan (150W) untuk power supply kelas high-end, sehinga total suplai menjadi 300W.
  • Ditambah 8 Pin tambahan Lagi (2x 8 Pin) untuk power supply kelas antusias, sehinga total suplai menjadi 450W.
Banyak user yang sudah mencoba menggunakan power supply yang kurang baik “murahan” dengan power hanya 450W untuk kartu grafis high-end, meski kartu grafis high-end sudah semakin hemat daya tetapi saya sarankan jangan menggunakan power supply tersebut, dikarenakan tidak semua power supply memiliki suplai daya yang baik terhadap komponen yang ada di dalam PC sehingga umur dari komponen-komponen tersebut tidak bisa bertahan lama. Saran dari saya jika Anda memiliki VGA kelas atas, maka gunakanlah power supply yang berkualitas alias jangan pakai yang murahan.

3. Motherboard
Power supply menyediakan konektor 24 pin ATX untuk koneksi power terhadap komponen yang ada di motherboard, dengan rincian sebagai berikut :
  • Motherboard Standar akan menyediakan 75W Power ke Processor.
  • Power Supply dengan 4 Pin ATX12V maka akan menyediakan supply tambahan hingga (155W)  untuk Processor.    
  • Power Supply dengan 8 Pin EPS12V (biasa ada di motherboard kelas atas) maka akan menyediakan supply hingga (235W) untuk Processor.
Sebagian besar power supply yang ada memiliki konektor 2×4 Pin, namun tidak semua bisa mensuplai ke Processor dengan konsumsi daya besar. Power supply yang kurang baik bisa mengakibatkan gagal booting, sampai-sampai bisa merusak processor itu sendiri. 

Ulasan mengenai dampak buruk menggunakan power supply yang kurang baik telah selesai, semoga ulasan saya ini bisa bermanfaat, dan saya ingatkan sekali lagi gunakanlah power supply yang baik meski dengan harga yang cukup tinggi akan tetapi bisa memberikan hasil maksimal. 


No comments:

Post a Comment